Penting! Vaksin untuk Rabies Menjadi Salah Satu Vaksin untuk Kucing

Data dari Kementrian Kesehatan Indonesia menyebutkan bahwa pada tahun 2013 ada sekitar 70 ribu kasus gigitan hewan penular penyakit rabies. Dari 70 kasus terdapat 119 orang yang dinyatakan positif terkena penyakit rabies. Oleh karena itu vaksin rabies menjadi salah satu vaksin untuk kucing yang perlu diberikan karena lebih baik mencegah dari pada mengobati.

Apa Itu Rabies? 

Vaksin Untuk Kucing

Rabies merupakan salah satu penyakit menular berbahaya yang dapat menyebabkan kematian pada kucing karena itu vaksinasi rabies merupakan salah satu vaksin kucing yang wajib diberikan kepada kucing anda.

Rabies tidak hanya membahayakan kucing Anda tetapi juga dapat membahayakan diri Anda karena penyakit rabies ini bersifat zoonosis yang berarti penyakit ini dapat menular dari kucing ke manusia dan dari manusia ke kucing. Ketika Anda terkena gigitan hewan yang sudah terinfeksi rabies maka akan berakibat fatal bagi kesehatan Anda.

Saat kucing Anda terkena Rabies maka kondisi kekebalan tubuh kucing Anda akan terganggu dan penyakit ini bisa menular kepada siapa saja. Jika kucing Anda terindikasi rabies maka Anda harus waspada dengan menggunakan sarung tangan agar Anda tidak terkena air liur atau gigitanya seperti saat mengurusi kucing atau saat memberikan makanan whiskas yang bergizi.

Lamanya virus rabies menghabiskan waktu untuk berinkubasi sangat bervariasi. Biasanya inkubasi berlangsung antara dua minggu sampai tiga bulan. Namun ada beberapa kasus langka inkubasi virus rabies justru terjadi hanya dalam waktu empat hari. Adapun yang dimaksud masa inkubasi adalah jarak waktu ketika virus pertama kali masuk ke tubuh sampai gejala muncul.

Manfaat Vaksinasi Rabies

Vaksinasi dapat mencegah terjadinya tingkat kesakitan dan kematian yang tinggi pada hewan kesayangan Anda yang disebabkan terinfeksi oleh virus mapun bakteri. Vaksinasi rabies dilakukan kepada kucing Anda adalah untuk melindungi kucing Anda dari virus rabies apalagi jika lingkungan Anda termaksud dalam daerah yang belum bebas atau rentan dari virus rabies.

Virus Rabies berbahaya karena akan menyerang otak dan saraf tulang belakang pada kucing Anda dan berbahayanya lagi virus rabies ini bisa menular pada manusia dan itu bisa beresiko kepada Anda. Dengan dilakukannya suntikan vaksin antirabies pada kucing Anda dan tindakan vaksinasi rabies ini bisa mencegah risiko kematian hingga 100 persen pada manusia.

Kapan Vasinasi Rabies dilakukan?

Vaksinasi rabies merupakan vaksin untuk kucing yang dilakukan pertama kali saat kucing berumur 8 sampai 12 minggu dan diulang setahun berikutnya. Setelah suntikan pertama selanjutnya suntik rabies cukup dilakukan 3 tahun sekali bahkan terkadang ada juga dokter yang tidak menyarankan untuk melakukan suntik rabies lagi setelah suntikan kedua.

Pemberian vaksinasi rabies dapat dilakukan setelah adanya pemeriksaan oleh dokter hewan. Adapun harga vaksin rabies berkisar antara Rp 30.000,00 hingga Rp 100.000,00. Program vaksinasi pada kucing perlu dilakukan sesuai umurnya karena kucing tanpa antibody induk saat umur 4 minggu, dengan antibody induk saat berumur 11 minggu.

Beberapa kondisi kucing yang harus Anda perhatikan sebagai pemilik kucing saat vaksinasi yaitu kondisi kucing Anda sehat, kucing telah cukup umur, sekitar tempat tinggal kucing harus bebas dari penyakit, Anda juga perlu memperhatikan status reproduksi sedang hamil atau tidak, dan Anda perlu memastikan bahwa kucing bebas dari parasit seperti cacing, kutu, dan tungau.

Berikan vaksinasi terbaik untuk kucing Anda. Sangat disayangkan jika terjadi sesuatu kepada kucing Anda dikarenakan kelalaian Anda. Lakukan konsultasi kepada dokter hewan sebelum dan setelah vaksinasi jika ada kondisi yang mengkhawatirkan. Jika perlu buatlah pengingat di kalender jadwal rutin vaksinasi kucing Anda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *