Mengenal Vaksin Flu dan Cara Mengobati Flu Pada Anak

Cara mengobati flu pada anak penting untuk Anda ketahui agar si kecil segera sembuh. Sebagai orang tua, Anda bisa merasakan bagaimana rasa tidak nyamannya ketika mengalami flu. Apalagi jika flu ini menyerang putra-putri Anda, tentulah rasa cemas memenuhi pikiran. Walau bisa sembuh tanpa penanganan yang serius, flu bukanlah penyakit yang dapat dibiarkan begitu saja.

Cara Mengobati Flu Pada Anak

Penyakit flu atau influenza ini disebabkan virus pernapasan. Infeksi virus ini dapat dengan mudah menyebar. Saat penderita flu bersin atau batuk, maka virus tersebut akan ikut keluar dan terbang bercampur dengan udara. Lalu ketika udara itu dihirup oleh orang lain, maka orang tersebut beresiko tertular flu.

Apa yang harus dilakukan apabila buah hati mengalami flu?

Jika si kecil masih berusia bayi dan mengalami flu, Anda harus memastikan bahwa si kecil mendapatkan asupan cairan yang cukup. Berikan ASI secara rutin karena ASI merupakan antibodi bagi bayi. Selain itu Anda juga harus pandai-pandai membuat bayi merasa nyaman dan lebih banyak istirahat.

Untuk bayi yang sudah menjalani MPASI, Anda bisa menyajikan sup hangat agar hidung dan tenggorokan terasa lebih lega. Sup juga membantu menjaga suhu tubuh bayi agar tetap hangat.

Tunggu sampai 3 hari, apabila tidak ada perubahan berarti, Anda bisa memeriksakan bayi ke dokter untuk mendapatkan pengobatan medis. Sebagai informasi saja, flu pada bayi dan disertai batuk umumnya akan berlangsung agak lama.

Nanti, setelah anak sembuh dari flu, lakukan upaya pencegahan dengan memberikan vaksin pada anak. Vaksin ini akan meningkatkan sistem imunitas tubuh si kecil sehingga tidak mudah terserang flu.

Mengenal vaksin untuk penyakit flu

Vaksin yang digunakan untuk melindungi tubuh dari ancaman flu adalah vaksin flu inaktif atau vaksinasi flu. Vaksin ini diberikan dengan cara disuntikkan. Sedangkan vaksin attenuated influenza atau flu mist diberikan dengan cara disemprotkan ke arah lubang hidung.

Vaksin ini termasuk salah satu vaksin yang dianjurkan oleh The American Academy of Pediatrics. Jadi vaksin ini diberikan tiap tahun pada semua anak (sehat) dihitung mulai usia 6 bulan.

Apabila si kecil baru divaksin untuk pertama kalinya, maka anak akan diberi dua dosis dan diberikan dalam satu bulan namun bertahap. Vaksin ini dibutuhkan anak karena bisa melindungi si kecil dari ancaman komplikasi yang disebabkan oleh penyakit flu.

Komplikasi tersebut antara lain; asma, ginjal, diabetes, jantung dan penurunan sistem imunitas tubuh. Bagi anak yang berusia di bawah 2 tahun akan mendapatkan vaksin flu inaktif, sedangkan anak yang usianya di atas 2 tahun bisa memilih menggunakan vaksin semprot atau flu mist.

Demikianlah ulasan singkat mengenai cara merawat anak yang mengalami flu hingga informasi tentang vaksin flu. Agar flu tidak lagi menyerang anak atau keluarga Anda, pastikan Anda tahu betul bagaimana cara mengobati flu termasuk upaya pencegahan yang bisa dilakukan.

Semoga informasi di atas bermanfaat ya.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *